Home > Nationalism, Scientific Meeting > MUKTAMAR IKATAN DOKTER INDONESIA XXVII

MUKTAMAR IKATAN DOKTER INDONESIA XXVII

LATAR BELAKANG

Pada tanggal 20 Mei 1908 sekelompok dokter muda STOVIA mendirikan Budi Utomo dan sejarah mencatat peritiwa ini sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Tak dapat dipungkiri peran dokter sebagai pelaku aktif perlawanan terhadap penjajahan dan pembangunan bangsa. Seratus tahun kemudian keadaan sudah jauh berubah. Dokter masa kini hidup dalam era globalisasi dan sekaligus desentralisasi yang secara drastis mengubah tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Meskipun keadaan berubah peran dokter tetap sama yaitu pelaku aktif dalam menyehatkan dan membangun bangsa.

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) adalah satu-satunya wadah berkumpul para dokter Indonesia yang keberadaannya diakui dalam Undang Undang Praktik Kedokteran (UUPK). Masih dalam momentum peringatan seabad kebangkitan nasional dan seabad kiprah dokter, IDI akan menyelenggarakan Muktamar ke 27 pada tanggal 19 – 22 November 2009 di Palembang. Sesuai dengan Anggaran Dasar IDI, muktamar merupakan kekuasaan tertinggi organisasi dan merupakan musyawarah utusan cabang IDI. Dalam Musyawarah ini akan dibahas masalah organisasi, pendidikan kedokteran, pelayanan kedokteran, etika dan hukum kedokteran, pembiayaan pelayanan kedokteran dan perkembangan dunia kedokteran yang perlu diantisipasi agar seluruh anggota IDI yang saat ini berjumlah ± 78.000 dokter dapat menjalankan profesi dengan baik dalam menyehatkan dan membangun bangsa.

Dalam mengantisipasi globalisasi dalam sektor kesehatan dan meningkatkan akses masyarakat ke pelayanan kesehatan yang bermutu, aman, adil, merata dan terjangkau biayanya, IDI telah mencetuskan perlunya mengintegrasikan subsistem pendidikan kedokteran, pembiayaan kesehatan, pelayanan terstruktur dalam sistem pelayanan kesehatan terpadu (YANDOKDU). Adanya sistem yang baik ini akan mendorong para dokter anggota IDI menjalankan profesinya dengan lebih baik lagi serta mencegah komersialisasi dan liberalisasi pelayanan kedokteran yang berlebihan. Sistem semacam ini diyakini akan memberi manfaat yang besar bagi masyarakat dan bangsa. Latar belakang ini yang melandasi pemilihan tema dan sub tema Muktamar IDI ke 27.

TEMA

Penjaminan Pembiayaan Kesehatan Sosial Yang Ideal Adalah Instrumen Terciptanya Sub-Sistem Referal Sebagai Bagian Dari Sistem Pelayanan Kedokteran Terpadu Dalam Rangka Menuju Sehat Sejahtera Untuk Semua

WAKTU DAN TEMPAT

Muktamar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) XXVII akan dilaksanakan pada :

Tanggal 18 – 22 November 2009

Bertempat di Hotel The Aryaduta Palembang, Jln. Balap Sepeda, Komplek Pertokoan Palembang, Square Palembang, Sumatera Selatan

PESERTA

Peserta Muktamar terdiri dari :

1 Pengurus IDI Cabang : 336 Cabang x 3 Utusan = 1008 orang
2 Pengurus IDI Wilayah : 31 Wilayah x 3 Utusan = 93 orang
3 Pengurus Besar IDI : = 50 orang
4 PDSp : 33 PDSp x 3 Utusan = 99 orang
5 PDSm : 37 PDSm x 3 Utusan = 111 orang
6 Peninjau : = 75 orang
7 Undangan : = 50 orang
8 Panitia : = 100 orang
Jumlah = 1.586 orang

ORGANISASI PENYELENGGARA

Penyelenggara Muktamar IDI XXVII adalah:

  1. Panitia pengarah yang diketuai Ketua terpilih dan beranggotakan anggota PB IDI dan IDI Wilayah Sumatera Selatan.
  2. Panitia Pelaksana yang diketuai oleh salah seorang anggota IDI Cabang Palembang yang beranggotakan anggota IDI Cabang (Susunan Panitia Terlampir).

Sekretariat Pusat

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia

Jl. GSS Ratulangi No. 29 Jakarta Pusat

Telp. 021 – 3150679 – 3900277; Fax. 021 – 3900473

Email : pbi...@idola.net.id

Contact person : Dra. Dien Kuswardani

Rekening : PB IDI, BNI Cabang Menteng No.Rek. 00–10729521

Sekretariat Panitia Pelaksana Muktamar IDI XXVII

IDI Cabang Palembang

Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera selatan

Jln. dr. Moh. Ali Komplek RSUP Palembang

Telp. 0711 – 361516

Email: idi_...@yahoo.co.id

ACARA

A. PRA MUKTAMAR

  1. Bakti Sosial; Mengadakan Pengobatan Massal Spesialistik pada masyarakat
  2. Workshop / pelatihan; Mengadakan workshop bagi dokter sebagai Program Pendidikan dan Pelatihan Keprofesian Berkelanjutan (P2KB)
  3. Simposium; Mengadakan simposium dengan tema yang up-to-date dan sesuai dengan kebutuhan

a. simposium untuk kalangan dokter

b. simposium untuk kalangan umum/awam

B. MUKTAMAR

  1. Pembahasan permasalahan organisasi dalam sidang-sidang organisasi.
  2. Pertemuan ilmiah pendukung tema dan pertemuan ilmiah dalam rangka pendidikan Kedokteran berkelanjutan.
  3. Pameran Kedokteran.
  4. Malam seni budaya dan penganugerahan Penghargaan IDI 2009

© 2009, Alloen Endonesia. All Rights Reserved.

Share and Enjoy:
  • Print
  • PDF
  • RSS
  • email
  • Add to favorites
  • Facebook
  • MySpace
  • Technorati
  • Twitter

Related Notes:


Unique visitors to post: 21

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.